Muslim Expert Logo Muslim Expert
Azkar Petang: Teks Arab, Transliterasi, Terjemahan dan Keutamaan
Hind
azkar petang dzikir doa perlindungan dzikir islami malam

Azkar Petang: Teks Arab, Transliterasi, Terjemahan dan Keutamaan

Masjid saat matahari terbenam, waktu azkar petang dalam Islam

Azkar Petang: Teks Arab, Transliterasi, Terjemahan dan Keutamaan

Azkar petang (أذكار المساء) adalah perisai spiritual yang selalu dibaca Nabi ﷺ setiap petang tanpa terkecuali. Rasulullah ﷺ bersabda: "Barangsiapa mengucapkan di petang hari: 'A'udhu bi-kalimatillahi at-tammati min sharri ma khalaq' tiga kali, maka tidak ada sesuatu yang membahayakannya malam itu." (HR. Muslim, 2709). Dzikir-dzikir ini melindungi, menyucikan, dan menghubungkan seorang mukmin dengan kehadiran Allah sebelum tidur.


Poin-Poin Penting

  • Azkar petang dibaca setelah shalat Ashar atau setelah Maghrib — kedua pendapat memiliki dasar kuat dari para ulama.
  • Dzikir-dzikir ini membentuk "tameng spiritual" yang melindungi selama semalam penuh.
  • Setiap dzikir bersumber dari Al-Quran atau Sunnah yang shahih.
  • Beberapa azkar memiliki jumlah pengulangan tertentu (×3, ×100...).
  • Istiqamah lebih berharga dari kuantitas: sedikit tapi setiap petang lebih baik dari banyak tapi jarang.
  • Sayyid al-Istighfar petang adalah penghulu segala doa permohonan ampun.
  • Ayat Kursi dan tiga Qul (Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Nas) memberikan perlindungan hingga subuh.
  • Aplikasi Muslim Expert memuat semua azkar ini lengkap dengan transliterasi dan tasbih digital terintegrasi.

Azkar Petang: Teks Lengkap, Terjemahan dan Keutamaan

1. Ayat Kursi — Penjagaan Malam

اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ ۚ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ...

(QS. Al-Baqarah, 2:255 — teks lengkap)

Allahu la ilaha illa huwa al-hayyu al-qayyum, la ta'khudhuhu sinatun wa la nawm...

Terjemahan: "Allah, tidak ada ilah (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup Kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya). Tidak mengantuk dan tidak tidur..."

Sumber: Bukhari (2311), Muslim (808)

Keutamaan: Nabi ﷺ bersabda: "Barangsiapa membaca Ayat Kursi di petang hari, Allah menunjuk seorang penjaga untuknya dan tidak ada setan yang mendekatinya hingga pagi." (Bukhari, 2311). Ini adalah salah satu perlindungan malam paling kuat dalam Islam.


2. Al-Ikhlas, Al-Falaq dan An-Nas (×3) — Tiga Qul

قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ... / قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ... / قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ...

Qul huwa Allahu ahad... / Qul a'udhu bi-rabbi al-falaq... / Qul a'udhu bi-rabbi an-nas...

Terjemahan: Surah Al-Ikhlas (112), Al-Falaq (113) dan An-Nas (114) — masing-masing dibaca tiga kali.

Sumber: Abu Dawud (5082), Tirmidzi (3575), Nasai (5430)

Keutamaan: Membaca ketiga surah ini tiga kali di pagi dan petang mencukupi dari segala sesuatu (Tirmidzi, 3575). Aisyah (رضي الله عنها) meriwayatkan bahwa Nabi ﷺ meniupkan ke telapak tangan beliau saat membacanya, lalu mengusapkannya ke tubuh.


3. "Amsayna wa amsal mulku lillah" — Doa Petang

أَمْسَيْنَا وَأَمْسَى الْمُلْكُ لِلَّهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ...

Amsayna wa amsal mulku lillah, wal-hamdu lillah, la ilaha illa Allahu wahdahu la sharika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa 'ala kulli shay'in qadir. Rabbi as'aluka khayra ma fi hadhihi al-laylati wa khayra ma ba'daha, wa a'udhu bika min sharri ma fi hadhihi al-laylati wa sharri ma ba'daha, wa a'udhu bika minal-kasali wal-haram. Rabbi a'udhu bika min 'adhabin fin-nar wa 'adhabin fil-qabr.

Terjemahan: "Kami telah memasuki petang hari dan kerajaan hanya milik Allah. Segala puji bagi Allah. Tidak ada ilah selain Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya kerajaan dan bagi-Nya segala pujian, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu. Wahai Rabb-ku, aku memohon kepada-Mu kebaikan malam ini dan kebaikan setelahnya, dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukan malam ini dan keburukan setelahnya. Wahai Rabb-ku, aku berlindung kepada-Mu dari kemalasan dan kepikunan yang hina. Wahai Rabb-ku, aku berlindung kepada-Mu dari azab neraka dan azab kubur."

Sumber: Muslim (2723), Abu Dawud (5071)

Keutamaan: Doa ini mencakup seluruh malam dengan permohonan kebaikan dan perlindungan dari keburukan. Ia adalah padanan petang dari "Asbahna wa asbahal mulku lillah" yang dibaca di pagi hari.


4. "Allahumma inni amsaytu ush-hiduka" (×4) — Kesaksian Petang

اللَّهُمَّ إِنِّي أَمْسَيْتُ أُشْهِدُكَ، وَأُشْهِدُ حَمَلَةَ عَرْشِكَ...

Allahumma inni amsaytu ush-hiduka wa ush-hidu hamalata 'arshika wa mala'ikataka wa jami'a khalqika annaka anta Allahu la ilaha illa anta wahdaka la sharika lak, wa anna Muhammadan 'abduka wa rasuluk.

Terjemahan: "Ya Allah, aku bersaksi di petang ini dengan menghadirkan-Mu sebagai saksi, dan menghadirkan para pembawa 'Arsy-Mu, para malaikat-Mu dan seluruh makhluk-Mu sebagai saksi, bahwa Engkau adalah Allah, tidak ada ilah kecuali Engkau semata, tidak ada sekutu bagi-Mu, dan bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Mu."

Sumber: Abu Dawud (5069), Ibnu Hibban (2360) — dibaca 4 kali.

Keutamaan: Nabi ﷺ bersabda: "Barangsiapa mengucapkannya 4 kali, Allah akan membebaskan seperempatnya dari api neraka." (Abu Dawud, 5069). Setiap pengulangan membebaskan seperempat lagi.


5. "A'udhu bi-kalimatillahi at-tammati" (×3) — Perlindungan Malam

أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ

A'udhu bi-kalimatillahi at-tammati min sharri ma khalaq.

Terjemahan: "Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan apa yang telah Dia ciptakan."

Sumber: Muslim (2709), Tirmidzi (3604) — dibaca 3 kali.

Keutamaan: Nabi ﷺ bersabda: "Barangsiapa mengucapkan ini tiga kali di petang hari, tidak ada sengatan berbisa yang akan membahayakannya malam itu." (Muslim, 2709). Rumus ini adalah perlindungan menyeluruh dari segala keburukan makhluk.


Shalat Islam di saat senja, waktu azkar petang


6. "Bismillahi alladhi la yadurru" (×3) — Perisai dari Segala Bahaya

بِسْمِ اللَّهِ الَّذِي لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

Bismillahi alladhi la yadurru ma'a ismihi shay'un fil-ardi wa la fis-sama'i wa huwa as-sami'u al-'alim.

Terjemahan: "Dengan nama Allah yang bersama nama-Nya tidak ada sesuatu pun yang membahayakan di bumi maupun di langit, dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui."

Sumber: Abu Dawud (5088), Tirmidzi (3388), Ibnu Majah (3869) — dibaca 3 kali.

Keutamaan: "Barangsiapa mengucapkannya tiga kali di pagi dan petang hari, tidak ada sesuatu pun yang membahayakannya." (Tirmidzi, 3388). Utsman bin Affan (رضي الله عنه) meriwayatkan bahwa Nabi ﷺ mengajarkannya secara langsung kepadanya.


7. Sayyid al-Istighfar Petang — Penghulu Istighfar

اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلَٰهَ إِلَّا أَنْتَ، خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ...

Allahumma anta rabbi la ilaha illa anta, khalaqtani wa ana 'abduk, wa ana 'ala 'ahdika wa wa'dika mastata't, a'udhu bika min sharri ma sana't, abu'u laka bi-ni'matika 'alayya, wa abu'u bi-dhanbi faghfir li fa'innahu la yaghfiru adh-dhunuba illa ant.

Terjemahan: "Ya Allah, Engkau adalah Rabb-ku, tidak ada ilah selain Engkau. Engkau menciptakanku dan aku adalah hamba-Mu. Aku berada di atas perjanjian-Mu dan janji-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan apa yang telah aku perbuat. Aku mengakui nikmat-Mu atasku, dan aku mengakui dosaku. Maka ampunilah aku, karena tidak ada yang mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau."

Sumber: Bukhari (6306), Nasai (5522)

Keutamaan: "Barangsiapa mengucapkannya di petang hari dengan penuh keyakinan dan meninggal dunia malam itu, niscaya ia masuk surga." (Bukhari, 6306). Nabi ﷺ sendiri menyebutnya "penghulu istighfar."


8. "Subhana Allahi wa bihamdihi" (×100) — Penghapus Dosa

سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ

Subhana Allahi wa bihamdihi.

Terjemahan: "Maha Suci Allah dan segala puji bagi-Nya."

Sumber: Muslim (2691), Bukhari (6405) — dibaca 100 kali.

Keutamaan: Nabi ﷺ bersabda: "Barangsiapa mengucapkan 'Subhana Allahi wa bihamdihi' seratus kali di pagi dan petang, tidak ada seorang pun yang datang pada Hari Kiamat dengan yang lebih utama darinya, kecuali seseorang yang mengucapkan semisal itu atau lebih." (Muslim, 2691). Aplikasi Muslim Expert menyediakan tasbih digital untuk menghitung 100 pengulangan dengan mudah.


9. "Allahumma bika amsayna" — Menitipkan Malam kepada Allah

اللَّهُمَّ بِكَ أَمْسَيْنَا، وَبِكَ أَصْبَحْنَا، وَبِكَ نَحْيَا، وَبِكَ نَمُوتُ، وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ

Allahumma bika amsayna wa bika asbahna wa bika nahya wa bika namut wa ilayka al-masir.

Terjemahan: "Ya Allah, dengan-Mu kami memasuki petang dan dengan-Mu kami memasuki pagi; dengan-Mu kami hidup dan dengan-Mu kami mati, dan kepada-Mu tempat kembali."

Sumber: Abu Dawud (5068), Tirmidzi (3391), Ibnu Majah (3868)

Keutamaan: Dzikir ini mengungkapkan ketergantungan total seorang mukmin kepada Allah. Ia mengakui bahwa setiap napas, setiap malam dan setiap pagi adalah anugerah dari Allah. Ia menenangkan jiwa dalam keadaan ketenangan mendalam sebelum tidur.


10. Dua Ayat Terakhir Surah Al-Baqarah (2:285-286)

آمَنَ الرَّسُولُ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْهِ مِنْ رَبِّهِ وَالْمُؤْمِنُونَ...

(QS. Al-Baqarah 2:285-286 lengkap)

Amana ar-rasulu bima unzila ilayhi min rabbihi wal-mu'minun...

Terjemahan: "Rasul telah beriman kepada Al-Quran yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman..." (ayat 2:285-286 lengkap)

Sumber: Bukhari (4008), Muslim (808)

Keutamaan: Nabi ﷺ bersabda: "Barangsiapa membaca dua ayat terakhir dari Surah Al-Baqarah pada malam hari, itu mencukupinya." (Bukhari, 4008). Para ulama menafsirkan "mencukupinya" sebagai: keduanya melindunginya dari keburukan malam itu.


Al-Quran terbuka, membaca azkar petang


Kapan Membaca Azkar Petang?

Para ulama memiliki dua pendapat mengenai waktu mulai azkar petang:

  • Pendapat 1: Setelah shalat Ashar, karena kata "massa'" dalam bahasa Arab merujuk pada petang (waktu setelah Ashar). Pendapat ini dipegang oleh Syaikh Ibnu Baz رحمه الله dan Syaikh Ibnu 'Utsaimin رحمه الله.
  • Pendapat 2: Setelah shalat Maghrib, karena itulah masuknya waktu petang secara aktual. Pendapat ini didukung oleh ulama-ulama kontemporer lainnya.

Kedua pendapat memiliki argumentasi yang kuat. Ikutilah pendapat ulama yang Anda jadikan rujukan. Yang terpenting adalah tidak mengabaikan azkar ini.


FAQ — Azkar Petang

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membaca semua azkar petang?

Membaca semua azkar petang secara lengkap membutuhkan sekitar 10 hingga 15 menit bagi yang sudah hafal dengan baik. Bagi pemula, mulailah dengan 3 atau 4 dzikir dan tingkatkan secara bertahap. Istiqamah setiap hari lebih berharga daripada kelengkapan yang sesekali.

Bolehkah azkar petang dibaca dalam bahasa Indonesia?

Azkar adalah doa-doa yang diriwayatkan dalam bahasa Arab oleh Nabi ﷺ. Para ulama menganjurkan mempelajarinya dalam bahasa Arab untuk menjaga bentuk aslinya yang tepat. Anda bisa membaca terjemahan untuk memahami maknanya, namun idealnya bacaan dilakukan dalam bahasa Arab — meskipun pengucapan belum sempurna di awal.

Apa yang harus dilakukan jika lupa membaca azkar petang?

Jika Anda lupa membacanya sebelum tidur, bacalah segera setelah ingat. Sebagian ulama membolehkan mengqadha hingga tengah malam. Yang terpenting adalah tidak meninggalkan kebiasaan ini; setiap petang adalah kesempatan baru.

Apakah azkar petang berbeda dengan azkar pagi?

Sebagian besar azkar hadir di kedua daftar dengan lafal yang disesuaikan (pagi = "asbahna", petang = "amsayna"). Beberapa khusus untuk pagi, beberapa lagi untuk petang. Keduanya bersama-sama melengkapi siklus perlindungan dan rasa syukur harian yang sempurna.


Semoga azkar petang ini menjadi cahaya di malam Anda dan perlindungan bagi Anda serta orang-orang yang Anda cintai. Bârakallahu fikum.

Muslim Expert Logo Muslim Expert

Aplikasi paling lengkap untuk kehidupan spiritual harian Anda.

Jadwal sholat di setiap negara. Cari kota Anda

© 2026 Muslim Expert — Liftoff. Semua hak dilindungi.